Tujuan dan Cara Mencapainya

Sebuah perjalanan untuk mencapai sesuatu, selalu berhubungan dengan dua hal penting yaitu : tujuan dan cara untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam manajemen tujuan dan cara mencapai tujuan ditentukan oleh para pemimpin. Kemudian pejabat di peringkat bawahnya merancang bagaimana cara mencapai tujuan. Selanjutnya para petugas dan semua staf, melakukan cara mencapai tujuan tersebut.

Dua hal itu sungguh sangat vital, tujuan dan cara! Tujuan sangat penting. Sekali tujuan ditentukan, itu akan menghasilkan road map. Sebuah peta jalan bagaimana caranya mencapai tujuan itu. Bukan itu saja. Persiapan lalu dilakukan dan segala macam disiagakan. Dari mulai peralatan, perbekalan, logistik dan lain-lainnya dipersiapkan dengan maksimal, agar proses mencapai tujuan dapat dilakukan dengan efektif dan se-optimal mungkin.

Semua persiapan dan cara mencapai tujuan itu dilakukan dengan penuh perhitungan dan kalkulasi yang cermat. Mengapa? Agar dapat sampai ke tujuan dengan selamat, dan dalam waktu singkat. Tidak tersesat ke arah yang tidak jelas.

Metafora diatas itu juga berlaku bagi semua ummat manusia ketika mencariTuhan. Hal pertama yang harus dilakukan adalah : tahu tujuan terlebih dahulu. Tujuannya jelas dan tidak bias. Setelah tahu dengan pasti tujuannya, barulah dilakukan cara-cara untuk mencapainya.

Walaupun semua ummat mengetahui dengan persis tujuannya, tetapi cara mencapainya berbeda-beda. Misalnya dari Jakarta ke Jogjakarta. Semua dapat mencapainya dengan berbagai cara : dengan pesawat, kereta api, mobil, sepeda, jalan kaki dan sebagainya. Dengan memahami itu, kita tidak dapat menyalahkan orang yang menuju ke Jogjakarta dengan sepeda; sedangkan kita naik pesawat. Caranya berbeda, tetapi tujuannya sama.

Mengerti tujuan adalah hal yang sangat penting. Bagi yang naik sepeda pasti akan sampai ke Jogjakarta. Tetapi yang naik pesawat super jet, dengan bahan bakar penuh dan semua kenyamanan didalamnya bakal tersesat; jika kompas di cockpit tidak dapat menunjukkan arah Jogjakarta! Pesawat canggih itu akan berputarputar kesana kemari, tanpa arah dan tidak akan sampai kemana-mana. Tersesat!

Akhirnya alih-alih tahu tujuannya, sekarang ini ditengarai banyak orang sibuk menyiapkan cara! Mereka sibuk menyalahkan cara yang dilakukan orang lain. Mereka merasa cara yang dilakukan adalah yang benar, dan orang lain salah.

Astaghfirullah …
Wallahu’alam …

KMO : Rabu Pahing, 4 Sept 2019
KPA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *