Waspadalah Musibah

Musibah bisa datang tidak terduga. Dan jika mengalami musibah, entah kecelakaan, barang hilang, kebakaran atau masuk penjara. Lakukanlah introspeksi. Telitilah. Barangkali ada barang yang haram atau tidak halal, yang telah terpakai atau tergunakan. Atau barangkali sedekahmu kurang atau tidak cukup.

Sadarilah sesuatu yang seharusnya menjadi hak orang lain tetapi telah terpakai dan belum sempat diberikan, akan diminta kembali. Juga sesuatu yang seharusnya diberikan, tetapi tidak diserahkan; akan ditagih oleh Allah. Oleh karena itu tunaikan kewajiban, sebelum diminta dan ditagih secara paksa. Tagihan paksa itu wujudnya bisa berupa MUSIBAH!

Allah mengatur rezeki masing-masing orang. Setiap orang diberikan rezeki sesuai dengan usaha dan amal baiknya. Setiap orang memiliki wadah menampung rezeki dengan ukuran masing-masing. Masing-masing orang akan mendapat rezeki sesuai ukuran wadahnya masing-masing.

Yakinlah Allah selalu memberikan rezeki melebihi wadahnya. Sapi dan kambing menampung susu dan membagi kelebihan produksinya untuk mahluk lain. Jika kelebihan susu tidak dikeluarkan, sapi dan kambing itu justru akan sakit.

Begitu juga manusia. Diberikan kelebihan rezeki, agar diberikan kepada orang lain. Rezeki tidak bisa dipaksakan agar masuk semua ke wadah. Itulah mengapa orang harus memberikan sebagian kelebihan rezekinya itu kepada orang lain yang berhak.

Bagaimana jika tidak diberikan? Allah akan mengambil kembali kelebihan rezeki, untuk diberikan kepada orang lain. Caranya macam-macam. Salah satunya adalah dengan memberikan MUSIBAH.

Setelah ada musibah, orang akan mengeluarkan sebagian rezeki untuk membiayai musibah yang dialaminya. Biaya itu sebenarnya rezeki orang lain. Biaya itu adalah kelebihan rezeki. Itu adalah hak orang lain yang belum sempat diberikan. Begitulah mekanisme ilahiah yang tersembunyi, yang seringkali kurang difahami manusia.

Sekarang setelah tahu, jangan takut maling atau copet. Jangan takut kemalingan atau kecopetan. Jika uang dan barangmu halal dan bersih, maling dan copet tidak mungkin akan dapat mengambilnya. Mereka sebenarnya hanya bekerja mengambil kelebihan rezeki, yang belum sempat diberikan.

Oleh sebab itu takutlah jika ada hak orang yang belum diserahkan. Takutlah jikalau memakai barang yang tidak halal. Juga waspadalah kalau zakat dan sedekah terlupa atau tidak cukup. Berhati-hatilah musibah barangkali sedang menunggu waktu, untuk mendatangi dan mengambil hak orang lain.

Wallahu’alam

KMO, Jumat Legi 9 Ags 2019
KPA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *