Business Challenges 2019

Harian Bisnis Indonesia mengadakan Seminar Business Challenges 2019 pada Senin 26 November 2018 pukul 12.00-17.00 WIB, di Hotel Raffles Jakarta. Saya beruntung diundang oleh Pemred-nya Mas Herry Trianto. Seminar Business Challenges disebut sebagai Ministerial Session, pembicara utamanya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri ESDM Ignatius Jonan. Moderatornya adalah Hariyadi Sukamdani komisaris Bisnis Indonesia, juga Ketua Umum Apindo.

Acara dimulai dengan presentasi Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Prof. Suahasil Nazara, membahas tantangan perekonomian tahun 2019. Doktor lulusan University of Illionis tahun 2003, dan guru besar FEUI tahun 2009 ini menjelaskan dengan jernih dan cermat angka-angka dan parameter perekonomian Indonesia. Saya merasa  semestinya para pejabat negeri ini seperti beliau, memahami dengan benar bidang tugasnya dan mahir dalam menjelaskannya.

Continue reading “Business Challenges 2019”

NYIA Mengejar Target

Sebuah pernyataan resmi dari PT. Angkasa Pura I (Persero) bahwa terhitung tanggal 1 April 2019 semua penerbangan internasional akan pindah dari Bandar Udara Adisutjipto ke bandar udara baru New Yogya International Airport (NYIA). Di Temon – Kulonprogo. Sekarang ini ada 4 penerbangan internasional dari Adisutjipto ke Singapura dan Malaysia. Garuda Indonesia, Air Asia, Silk Air terbang ke Singapura dan Air Asia ke Kuala Lumpur.

Pernyataan resmi tersebut rasanya mengundang pertanyaan, apakah benar NYIA akan siap untuk melayani penerbangan internasional pada tanggal 1 April 2019 yang akan datang. Praktis hanya tinggal 4-5 bulan lagi. Dan itu pasti sangat berat dan ketat untuk dapat merealisasikan target itu.

Continue reading “NYIA Mengejar Target”

Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha

Indo Defence 2018 Expo & Forum Aerospace diselenggarakan di JiExpo Kemayoran tanggal 7-10 November 2018. Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu secara resmi membuka pameran internasional ini. Beberapa Menteri Kabinet Kerja, Pimpinan dan Anggota DPR RI dan sejumlah pejabat kementerian terkait, hadir pada acara pembukaan. Juga hadir pula beberapa Menhan, Panglima Angkatan Bersenjata, dan Kepala Staf Angkatan dari negara sahabat, Duta Besar, serta delegasi dari negara sahabat.

Penyelenggaraan pameran untuk kedelapan kalinya ini diselenggarakan bersamaan dengan pameran kedirgantaraan dan helikopter “Indo Aerospace Expo & Forum”, “Indo Marine 2018 Expo & Forum” dan “Indo Helicopter 2018 Expo & Forum”.

Arya Seta Wiriadipura dari PT. Napindo Media Asiatama mengatakan bahwa  Defence 2018 Expo & Forum adalah ajang promosi produsen peralatan pertahanan dan keamanan internasional. Acara ini digelar setiap dua tahun sekali oleh Kemhan bekerjasama dengan PT Napindo Media Ashatama. Tujuannya adalah sebagai wadah untuk memperkuat kapasitas industri pertahanan lokal, dengan cara membangun kemitraan dengan pihak asing.

Continue reading “Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha”

Life Data Recorder

Selamat kepada Tim SAR pencarian pesawat Lion Air JT-610. Sersan Satu Hendra telah berhasil menemukan Flight Data Recorder (FDR), yang satunya Voice Cockpit Recorder masih dicari. Menemukan satu kotak yang hanya berukuran sekitar 15X25 Cm di dasar laut berlumpur di kedalaman 35 meter, pasti bukan pekerjaan yang mudah. Tetapi hanya dalam waktu 3 hari ternyata kotak kuning yang sering disebut sebagai black box itu dapat ditemukan.

Luar biasa …

Semua gerakan pesawat dan segala hal yang berhubungan dengan itu tercatat dengan baik pada FDR, sehingga dapat dianalisis faktor-faktor yang mengakibatkan terjadinya musibah dan membuat pesawat meledak dan masuk ke dalam laut.

Memperhatikan fenomena itu dan korelasinya dengan kehidupan manusia, Allah sudah menciptakan sistem pelaporan yang sangat canggih, daripada buatan manusia. Jika membuat analogi seperti manusia dalam membuat Flight Data Recorder, sebelum setiap manusia lahir masing-masing sudah diperlengkapi dengan Life Data Recorder. Lho apa itu?

Continue reading “Life Data Recorder”

Mencegah Musibah

Dunia penerbangan sedang begitu sibuk dan berkonsentrasi penuh atas musibah Lion Air JT-610 yang mengalami musibah. Pesawat Lion Air Boeing B-737 Max dalam penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Depati Amir Tanjung Pinang, telah jatuh 15 km di utara Tanjung Karawang hari Senin 29 Oktober 2018 sekitar jam 06.30 WIB. Pesawat generasi baru ini mengangkut 181 penumpang dan 8 crew pesawat. Sampai tulisan ini selesai belum ditemukan body pesawat dan para korbannya.

Musibah ini jelas kembali mencoreng dunia aviasi Indonesia. Padahal sebelumnya sudah berhasil mendapatkan angka penilaian tinggi Universal Safety Oversight Audit Program (USOAP) dari ICAO. Sungguh tidak mudah mendapatkan penilaian  yang tinggi USOAP ini, karena  begitu banyak faktor yang dinilai.

Berkali-kali Indonesia gagal mendapatkan nilai yang baik dan baru pada tanggal 10-18 Oktober 2017 yang lalu  Indonesia mendapatkan angka 81,15% penilaian yang melonjak cukup drastis. Sebagai pembanding rata-rata dunia adalah 62%.  Pencapaian itu membuat Indonesia berada di peringkat 2 setelah Singapura di ASEAN. Sedangkan di Asia Pasifk Indonesia berada pada peringkat ke 51, sebelumnya berada di peringkat 151.

Continue reading “Mencegah Musibah”