7 Alasan Pulang Mudik

Print
Category: Life
Published Date Written by Heru Legowo

13450987371534207254Lebaran segera tiba. Hari yang dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia. Bukan semata-mata karena menandai berakhirnya masa puasa sebulan penuh, tetapi juga karena menjadi hari yang penting untuk saling bermaafan, meminta dan memberi maaf atas kesalahan yang telah dibuat dengan sengaja ataupun tidak selama setahun ini. Lebaran dirayakan dengan penuh suka cita. Dan bagi para perantau, inilah waktunya untuk kembali ke kampung halaman untuk saling memaafkan sekaligus juga menjadi ajang menunjukkan keberhasilan dan hasil kerjanya di rantau orang.

Menjadi wajarlah jika kemudian jutaan orang pulang mudik, berbondong-bondong meninggalkan Jakarta. Pesawat, bus kereta api, kapal laut, travel, bahkan sepeda motor penuh sesak dimuati penumpang.Semuanya berebut dan memburu waktu agar sempat berlebaran di kampung halaman. Dan Jakarta menjadi nyaman ditinggal sementara, hampir separuh penduduknya. Jalan-jalan protokol akan sepi dan metropolitan Jakarta menjadi lengang. Ini sebuah anugerah. Sungguh hanya pada waktu Lebaran Jakarta memiliki situasi lalu lintas jalan yang nyaman. Sekali dalam setahun.

 

Di pelabuhan laut, di terminal bus dan di bandar udara penumpang menumpuk, tiket menjadi sulit didapat dan harganya membumbung tinggi. Untuk mengantisipasinya Garuda Indonesia menambah jumlah penerbangan ekstra 68 flight. Extra flight ini terbesar menuju ke Bali 31 flight, ke Padang 13 flight, Jogyakarta 6 flight dan ke Singapura 18 flight. Maskapai penerbangan lainnya Lion Air, Air Asia, Sriwijaya pasti juga menambah jumlah penerbangannya.

 

13450972641361966402

 

 

Memperhatikan bandara tujuan penambahan penerbangan extra ini, tampaknya motif terbesar penumpang adalah untuk tujuan wisata. Terbukti penambahan ekstra terbesar adalah tujuan Bali, setelah itu baru Padang pada peringkat ke dua. Rupanya banyak pengusaha atau perantau yang berasal dari Padang yang sukses, dan mereka pulang ke kampung halaman, mengunjungi kampuang nun jauh di mato. Sekali dalam setahun, berkumpul di rumah gadang, bersama ninik-mamak.

 

Jika dipikir-pikir ada 7 alasan mengapa orang-orang mudik, antara lain :

 

1.Silaturahmi dan bertemu dengan keluarga besar.

 

2.Membagikan rejeki di kampung halaman.

 

3.Menunjukkan keberhasilan dalam bekerja di rantau.

 

4.Pulang kampung

 

5.Merasakan kekhusyukan shalat Idul Fitri bersama keluarga besar.

 

6.Ziarah kubur para leluhur dan nenek moyang.

 

7.Memanfaatkan liburan panjang

 

Sementara itu, petugasdi bandara, di pelabuhan, di terminal bus, dan stasiun kereta api semuanya bekerja keras. Memastikan agar semuanya berjalan dengan aman, selamat, cepat dan lancar. Ketika anda yang duduk nyaman di seat pesawat yang empuk, barangkali tidak pernah membayangkan bahwa ada ratusan orang di pelayanan darat yang bekerja keras (dan sebagian besar dari mereka berpuasa lho!), untuk membuat anda menikmati penerbangan. Mereka yang bekerja di lapangan di tengah apron dibawah terik matahari, di dermaga pelabuhan, di terminal bus yang penuh sesak, mereka tetap bekerja keras, cepat dan cermat; untuk membuat perjalanan mudik anda lancar.
13450971781676504376

Terminal 1 Bandar Udara Soekarno-Hatta

 

 

 

Di sisi pelayanan darat ratusan bahkan ribuan petugas di seluruh bandara, di pelabuhan, di terminal bus dan di stasiun kereta api, menyiapkan segala sesuatunya dengan serius dan tanggung jawab penuh, baik teknisi ahli sampai dengan cleaning service. Semua prosedur kerja yang sudah tertulis, diikuti dengan cermat dan ketat. Jadwal kerja diperketat dan waktu libur diatur. Walaupun melayani lonjakan penumpang yang luar biasa, mereka tetap menjadikan safety dan security menjadi hal yang utama, tentu saja tanpa melalaikan aspek service dalam membuat perjalanan menjadi menjadilancer dan aman.

 

 

 

SISI EKONOMI

 

Lebih dari 10 juta penduduk Jakarta mudik. Kebutuhan transportasi untuk mudik, naik dari tahun ke tahun. Kompas hari Rabu 15 Agustus 2012 bahkan memuat hasil survey mengenai aliran uang yang keluar ke daerah-daerah. Ternyata trilyunan rupiah mengalir keluar dari Jakarta pada waktu Lebaran. Hasil survey mengatakan terjadi lonjakan aliran dana keluar Jakarta pada waktu lebaran, dibandingkan dengan bulan-bulan biasa. Pada Lebaran tahun ini diperkirakan aliran dana ke luar Jakarta yang terbesar adalah ke wilayah Jawa Timur Rp. 11,45 Trilyun, Peringkat kedua Jawa Barat Rp. 7,52 Trilyun, kemudian Jawa Tengah sebesar Rp. 5,12 Trilyun, dan Yogyakarta Rp. 2,54 Trilyun. Angka-angka itu sungguh fantastis.

 

 

13450974361831512642

 

 

Lebaran dan ritual mudik, ternyata membawa dampak ekonomi yang cukup signikan. Para pemudik sungguh sangat ditunggu-tunggu di kampung halaman mereka. Selain temu kangen, bertemu dan saling bermaafan, dan menjadi sarana menunjukkan keberhasilan, juga memberi dampak ekononomi yang besar.

 

Sedikit pesan, harap berhati-hati menyiapkan diri pulang ke kampung halaman. Hati-hati ketika menyetir mobil, batasilah barang bawaan anda agar tidak membuat repot anda sendiri. Bagi yang melakukan perjalanan darat, selamat menikmati situasi, berebut tempat duduk dan berdesakan di kereta api dan bus.

 

 

13452148191333923843

Jarak 100 meter dalam 60 menit … luar biasaaa

 

 

Bagi yang tidak ikut mudik dan memperhatikan situasi ini pasti merasa aneh mengapa orang mau mati-matian berebutan seperti itu? Hanya saja bagi anda yang terlibat dalam hiruk-pikuk ritual mudik, demi bertemu handai taulan di kampung, usaha anda berdesakan terasa setimpal dan memadai, worthed. Apapun akan dilakukan dan ditempuh, yang penting bisa berlebaran di kampung halaman.

 

Semoga anda semua selamat di tempat tujuan bersama barang bawaan saudara. Dan merayakan Lebaran bersama keluarga dan handai taulan dengan penuh suasana damai, keakraban dan kedamaian.

Minal Aidin wal Faidzin …

Comments   

 
0 #1 kekitaan 2016-07-07 13:55
Salam Mas Bro / Mbak Bro

Alasan ekonomi memang banyak jadi alasan utama sih.

Mauliate
Terimakasih
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Sunday the 18th. http://www.herulegowo.com. Joomla 3.0 templates. All rights reserved.