TAHUN BARU 2023

Oleh : Ki Pandan Alas

Hari berganti begitu cepat. Tahun pun berganti. Sebenarnya bagi alam semesta, pergantian waktu itu berjalan begitu saja, tanpa terasa. Dalam hitungan waktu alam semesta yang milyaran tahun, setahun di planet bumi dan bahkan panjangnya usia hidup manusia; hanya ibarat kedipan mata. Tidak ada apa-apanya.

Tetapi yang sangat sebentar itu sangat menentukan bagi kehidupan di alam lain. Hidup ini kata orang Jawa seperti mampir ngombé, hanya mampir minum. Tetapi yang sebentar itu, perlu dan harus diusahakan agar berjalan dan diisi dengan sesuatu yang baik, sebagai bekal untuk perjalanan berikutnya.

Bekal itu diperoleh dari olah jasmani dan ruhani. Oleh sebab itu manusia butuh sehat jasmani dan juga ruhani. Keduanya harus berjalan seiring.

Sehat jasmani. Semoga kita semua selalu dalam kesehatan jauh dari penyakit, jauh dari obat. Jauh dari sesuatu yang mengganggu keseimbangan badan kita. Tidak menderita sakit berat. Jika pun sakit, semoga tetap diberi kesabaran dan tawakal, serta terus berusaha untuk sembuh.

Secara ruhani manusia juga mesti sehat. Seperti tubuh yang butuh olah tubuh, ruhani juga butuh olah ruhani. Orang sangat sadar untuk berolah tubuh, tetapi sering menyepelekan olah ruhani. Orang begitu mengutamakan makanan bergizi dan minum vitamin suplemen.

Sayang sekali orang sering mengabaikan makanan ruhani, bahkan jarang atau tidak pernah minum vitamin ruhani. Jika terus begitu, ruhani akan kering, tidak sehat dan meranggas. Seringkali orang melupakan hal ini.

Marilah mencoba melakukan introspeksi, kapan seseorang dengan penuh kesadaran memberi makan dan vitamin ruhaninya?

Tahun baru selalu menjadi awal yang baik, untuk melakukan introspeksi. Sejauh mana yang sudah kita buat untuk jasmani dan ruhani? Sebesar apa kita mampu bersyukur atas nikmat-NYA? Sejauh mana usaha untuk meningkatkan kualitas ruhaniah kita?

Marilah terus berusaha untuk membersihkan penyakit yang menyelinap dan menyelimuti hati. Penyakit yang memunculkan berbagai rasa. Merasa lebih bisa, lebih pintar, lebih hebat, lebih suci, lalu ingin dipuji, dihormati. Dan itu semua berpotensi dapat membuat lupa diri. Lalu tanpa terasa, menjadi sombong dan arogan.

Seyogyanya dengan sadar orang membasuh rasa itu dari hati, agar hati menjadi bersih. Ibarat cermin yang mengkilap. Cermin yang mampu memantulkan sinar-NYA yang Maha Cemerlang. Dengan begitu kita akan menjadi lilin-lilin yang menerangi diri sendiri, keluarga dan orang lain. Sudah pasti, Allah mendengar niat baik yang tulus ini.

Semoga Tahun Baru ini mengantarmu ke “tempat” baru yang belum pernah engkau datangi. Baik tempat secara fisik dan yang bersifat spiritual. Jika tempat baru itu berupa fisik, berarti engkau mesti memiliki bekal fisik yang kuat. Dan selanjutnya jika tempat itu bersifat spiritual, berarti juga mesti dibarengi dengan kekuatan spiritual.

Bagi para senior, marilah terus mengusahakan untuk memperkuat ruhaniah ini. Jangan sampai waktu lewat begitu saja. Seyogyanya menjadi tua bukan hanya secara usia, tetapi juga “tua” sebab memiliki kapasitas dalam memberi sesuatu sebagai saran, panduan  dan arahan bagi generasi muda.

C.S. Lewis berkata : You are never too old to set another goal, or to dream a new dream. Itu berarti kita masih memiliki banyak kesempatan untuk menentukan  tujuan baru. Dan tidak pernah terlalu tua untuk membuat mimpi baru, atas sesuatu yang baru.

Tujuan baru tidak selalu mesti bersifat fisik, masih banyak yang bersifat spiritual yang belum dilakukan. Semoga kita mampu menggunakan waktu sepenuhnya dengan antusias dan dengan memohon berkah dan ridha-NYA.

SELAMAT TAHUN BARU 2023.

Tetap SEROJA

SEhat ROhani dan JAsmani.

Kemayoran – KPA : 1 Januari 2023