Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha

Indo Defence 2018 Expo & Forum Aerospace diselenggarakan di JiExpo Kemayoran tanggal 7-10 November 2018. Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu secara resmi membuka pameran internasional ini. Beberapa Menteri Kabinet Kerja, Pimpinan dan Anggota DPR RI dan sejumlah pejabat kementerian terkait, hadir pada acara pembukaan. Juga hadir pula beberapa Menhan, Panglima Angkatan Bersenjata, dan Kepala Staf Angkatan dari negara sahabat, Duta Besar, serta delegasi dari negara sahabat.

Penyelenggaraan pameran untuk kedelapan kalinya ini diselenggarakan bersamaan dengan pameran kedirgantaraan dan helikopter “Indo Aerospace Expo & Forum”, “Indo Marine 2018 Expo & Forum” dan “Indo Helicopter 2018 Expo & Forum”.

Arya Seta Wiriadipura dari PT. Napindo Media Asiatama mengatakan bahwa  Defence 2018 Expo & Forum adalah ajang promosi produsen peralatan pertahanan dan keamanan internasional. Acara ini digelar setiap dua tahun sekali oleh Kemhan bekerjasama dengan PT Napindo Media Ashatama. Tujuannya adalah sebagai wadah untuk memperkuat kapasitas industri pertahanan lokal, dengan cara membangun kemitraan dengan pihak asing.

Continue reading “Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha”

Life Data Recorder

Selamat kepada Tim SAR pencarian pesawat Lion Air JT-610. Sersan Satu Hendra telah berhasil menemukan Flight Data Recorder (FDR), yang satunya Voice Cockpit Recorder masih dicari. Menemukan satu kotak yang hanya berukuran sekitar 15X25 Cm di dasar laut berlumpur di kedalaman 35 meter, pasti bukan pekerjaan yang mudah. Tetapi hanya dalam waktu 3 hari ternyata kotak kuning yang sering disebut sebagai black box itu dapat ditemukan.

Luar biasa …

Semua gerakan pesawat dan segala hal yang berhubungan dengan itu tercatat dengan baik pada FDR, sehingga dapat dianalisis faktor-faktor yang mengakibatkan terjadinya musibah dan membuat pesawat meledak dan masuk ke dalam laut.

Memperhatikan fenomena itu dan korelasinya dengan kehidupan manusia, Allah sudah menciptakan sistem pelaporan yang sangat canggih, daripada buatan manusia. Jika membuat analogi seperti manusia dalam membuat Flight Data Recorder, sebelum setiap manusia lahir masing-masing sudah diperlengkapi dengan Life Data Recorder. Lho apa itu?

Continue reading “Life Data Recorder”

Mencegah Musibah

Dunia penerbangan sedang begitu sibuk dan berkonsentrasi penuh atas musibah Lion Air JT-610 yang mengalami musibah. Pesawat Lion Air Boeing B-737 Max dalam penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Depati Amir Tanjung Pinang, telah jatuh 15 km di utara Tanjung Karawang hari Senin 29 Oktober 2018 sekitar jam 06.30 WIB. Pesawat generasi baru ini mengangkut 181 penumpang dan 8 crew pesawat. Sampai tulisan ini selesai belum ditemukan body pesawat dan para korbannya.

Musibah ini jelas kembali mencoreng dunia aviasi Indonesia. Padahal sebelumnya sudah berhasil mendapatkan angka penilaian tinggi Universal Safety Oversight Audit Program (USOAP) dari ICAO. Sungguh tidak mudah mendapatkan penilaian  yang tinggi USOAP ini, karena  begitu banyak faktor yang dinilai.

Berkali-kali Indonesia gagal mendapatkan nilai yang baik dan baru pada tanggal 10-18 Oktober 2017 yang lalu  Indonesia mendapatkan angka 81,15% penilaian yang melonjak cukup drastis. Sebagai pembanding rata-rata dunia adalah 62%.  Pencapaian itu membuat Indonesia berada di peringkat 2 setelah Singapura di ASEAN. Sedangkan di Asia Pasifk Indonesia berada pada peringkat ke 51, sebelumnya berada di peringkat 151.

Continue reading “Mencegah Musibah”

Badan, Fikiran & Hati

Saya sering skeptis kalau ada yang sahabat yang menyarankan jika mengidap penyakit, mesti makan atau minum ini dan itu. Di jamin jika makan dan minum itu dan ini, akan sembuh dari penyakit tertentu. Alih-alih mempercayai itu, saya lebih percaya bahwa segala hal yang berkaitan fisik, selalu dimulai dari situasi jiwa dan spiritual. Semua yang terjadi pada fisik, mesti dimulai atau disebabkan dari spiritual dan kejiwaannya. Jadi semua hal yang terjadi pada fisik, dimulai dan diawali dari hati dan fikiran.

Saya bilang bahwa makan atau minum apa saja akan percuma saja, jika pikiran dan hatinya tidak dibereskan lebih dahulu. Segala macam obat hanya menjadi sarana saja. Hal pokok penting yang harus dibenahi adalah fikiran dan hati. Hati mesti bersih lebih dahulu, basuhlah segala macam iri, dengki dan sakit hati. Hati adalah tempat Nur Illahi bersemayam. Jangan memasukkan segala sesuatu selain Allah. Allah Swt sangat tidak suka dan akan murka jika diduakan!

Continue reading “Badan, Fikiran & Hati”

The Beginning of The End

Akhirnya tiba juga waktunya menghadiri acara Sumpah Dokter, anakku lanang. Dan baru menyadari dengan sebenarnya bahwa untuk menyelesaikan kuliah di Fakultas Kedoteran butuh bukan hanya otak yang cedas, tetapi juga butuh semangat, stamina dan keuletan yang berlapis. Selain itu biaya kuliahnya membuat para orang tua meringis dan kadang-kadang bahkan sampai harus merelakan asetnya terkikis.

Perjuangan panjang sudah selesai, tetapi itu baru suatu awal dari tahap berikutnya. The beginning of the end.

Ya sudah. Yang penting sudah sampai dititik ini. Alhamdulillah … Dan untuk mengawali tahap berikutnya biarlah dia berusaha sendiri. Hanya tinggalmengawasi, bagaimana dan sampai dimana kiprahnya. Orangtua tinggal dari belakang memberi semangat dan mengiringi dengan doa. Semoga semuanya berjalan lancar dan mampu memberi manfaat kepada semuanya.

Continue reading “The Beginning of The End”

Hati-Hati Likuifikasi

Sebuah kata baru yang mulai ngetop : likuifikasi. Sepotong kata yang muncul bersamaan dengan terjadinya gempa di Palu dan Donggala. Likuifikasi menjelaskan fenomena struktur tanah keras yang berada diatas lapisan lembek berlumpur. Ketika terjadi gempa, lapisan lumpur mendesak keatas sehingga tanah keras diatasnya pecah berubah menjadi lembek dan mencair. Kemudian tanah keras itu runtuh membawa semua yang berada diatasnya, masuk ke dalam perut bumi.

Peristiwanya begitu cepat terjadi. Hanya dalam hitungan menit, semua yang tadinya tampak kokoh berada diatas tanah keras, tiba-tiba lenyap dari pandangan mata. Masuk ke dalam tanah, hilang dan lenyap bagaikan ditelan bumi! Sebuah fenomena yang luar biasa. Para ahli setelah kejadian itu, lalu membuat simulasi bagaimana kemungkinan terjadinya likuifikasi tersebut. Bagaimana tanah yang keras itu, ternyata berada di lapisan lembek dan berlumpur dibawahnya. Ketika terjadi gempa, tanah yang diatasnya retak dan lapisan lumpur mendesak ketas bagaikan air yang mencari jalan ke permukaan.

Continue reading “Hati-Hati Likuifikasi”

Musibah Gempa Donggala-Palu

Lombok baru saja sedikit reda, setelah digoyang gempa yang mengambil korban meninggal 563 orang dan lebih dari 390 ribu orang mengungsi. Tiba-tiba semua perhatian mengarah ke Palu dan Donggala. Pada hari Jumat Legi 28 September 2018 pada jam 17.02 waktu tengah, giliran gempa melanda Palu dan Donggala.

Kali ini ditambah dengan tsunami. Gempa yang disebabkan pergeseran lempeng bawah tanah itu, mengambil korban 386 orang, 29 hilang dan 540 orang luka-luka. Jumlah korban ini masih dimungkinkan akan bertambah lagi.

Begitu dahsyatnya gelombang tsunami. Gelombang pasang yang ditimbulkan  tingginya sekitar 3-5 meter. Begitu hebatnya daya dorong tsunami ini sampai membawa sebuah Kapal Sabuk Nusantara 38 yang berukuran 2000 Dwt, tersapu naik dan sandar di daratan. Saya tidak dapat membayangkan alangkah dahsyatnya daya sapu tsunami itu.

Continue reading “Musibah Gempa Donggala-Palu”

Mempersiapkan Generasi Muda

Jack Ma salah satu orang terkaya, founder dan CEO Ali Baba perusahan multi nasional China memberikan nasehatnya. Jika anda berusia 25 tahun, jangan takut berbuat salah. Suatu kesalahan adalah sebuah wonderful revenue. Anda dapat belajar banyak dari kesalahan yang anda buat. Jika anda berusia 30 tahun, ikuti dan belajarlah dari boss anda. Para boss memiliki pengalaman dan mengajar anda dengan cara yang berbeda-beda. Jika anda berusia 40-50 tahun bekerjalah di bidang dimana anda mahir di bidang itu. Jangan mudah berpindah. Dan jika anda 60 tahun, gunakan waktu anda untuk mengajar generasi muda agar mereka mampu mempersiapkan masa depan.

Secara sadar ternyata saya sudah dan sedang menjalankan, apa yang dinyatakan Jack Ma. Untunglah saya masih diberi kesempatan untuk membagikan pengetahuan, sharing pengalaman, berdiskusi dengan anak-anak muda generasi milleneals. Berada di antara mereka rasanya seakan kembali muda. Sungguh sangat menarik ketika berdiskusi, mencoba menyelami apa yang dipikirkan dan bagaimana mereka menyikapi hidup ini.

Continue reading “Mempersiapkan Generasi Muda”

Lombok & Gempa

Di suatu pagi kami sedang duduk bersama di meja belakang rumah, sambil ngopi. Anakku Akbar Ainur Pamungkas baru saja pulang menjadi sukarelawan gempa di Lombok Utara, dan dia dengan antusias menceritakan pengalamannya. Akbar bersama 12 orang temannya sedang menunggu pengumuman hasil ujian akhir Fakultas Kedokteran. Oleh Ikatan Dokter Bhineka Tunggal Ika mereka dikirim ke Lombok, menjadi sukarelawan untuk meringankan beban pasca gempa ke Lombok. Dan mereka ditempatkan di Desa Akar-Akar, Bayan Lombok Utara. Persis di kakinya Gunung Rinjani.

Saya merasa pengalaman mereka cukup spektakuler. Rasanya sayang kalau tidak di-share, agar lebih dimengerti oleh orang banyak. Jadi saya mencoba menceritakannya kembali pengalaman mereka. Begini …

Kelompok mereka terdiri dari dua belas orang, 3 laki-laki dan 9 perempuan. Sesuai jadwal sebenarnya mereka harus naik pesawat Hercules TNI-AU, tetapi karena tidak kebagian seat, jadi mereka naik pesawat komersial biasa. Padahal saya ingin agar mereka benar-benar merasakan bagaimana sebuah operasi kemanusiaan dilakukan. Naik pesawat Hercules lebih bisa memberi pengalaman sesungguhnya. Sayang tidak kebagian seat. Ya sudahlah.

Continue reading “Lombok & Gempa”

Mengunjungi Gua Hira

Makkah, Kamis, 10 Maret 2011 jam 4 pagi menjelang Subuh. Sesuai janji Asep menjemput saya di hotel. Kami mencari taksi dan sepakat ongkosnya 20 real menuju ke Jabbal Nur dimana Gua Hira terletak. Jabbal Nur kira-kira 10 km dari Masjidil Haram. Sengaja memilih waktu pagi hari untuk mendaki ke Gua Hira. Dengan perhitungan, jika siang sedikit udara pasti akan sangat panas. Jalanan masih sangat sepi, tidak banyak kendaraan lalu lalang. Dalam waktu 20 menit, taksi sudah sampai di lokasi. Lalu bergerak menanjak perlahan kemudian berhenti pada titik awal pendakian ke Jabbal Nur.

Suasana masih gelap. Hanya ada lampu yang menerangi lapak-lapak yang berjualan souvenir dan tongkat, untuk membantu mendaki. Saya menaikkan kerah baju. Udara dingin pagi lebih dari sejuk, mengelus kulit. Tidak menyangka se pagi ini, ternyata sudah ada beberapa jamaah yang dari logat bicaranya tampaknya dari Turki.

Satu demi satu mereka berjalan beriringan. Beberapa dari mereka adalah nenek-nenek yang jalannya sudah setengah terbungkuk. Saya merasa salut kepada semangat mereka. Barangkali pembimbing umrahnya cukup kuat menyarankan agar mereka mendatangi Gua Hira. Sementara itu saya hanya sendirian, karena rekan-rekan tidak ada yang berminat untuk bersama-sama naik ke Jabbal Nur ini.

Menjelang titik awal pendakian, jalanan sudah mulai tegak. Saya membeli tongkat aluminium untuk membantu mendaki keatas. Harganya 10 real. Ini pasti berguna diatas sana nanti, ketika melalui tebing berbatu.

Continue reading “Mengunjungi Gua Hira”